Manifesto
MANIFESTO
ORMAS PERSATUAN INDONESIA
Sejarah perjalanan sebuah bangsa adalah sejarah pergolakan kaum muda.
Empat belas tahun sudah reformasi
menjadi harapan dan tumpuan perubahan, empat belas tahun sudah reformasi
diwarnai pergulatan pemikiran, sirkulasi kekuasaan dan utak atik angka
pertumbuhan ekonomi.
Empat belas tahun pula, penantian itu
tak pernah berujung. Perjuangan merawat demokrasi malah menjurus pada
kelelahan massal warga Negara akibat korupsi, kolusi, kekerasan sosial,
radikalisme dan kesulitan ekonomi yang akut.
Kondisi ini semakin parah, ketika
segelintir elit anti demokrasi memanfaatkan kondisi kebatinan rakyat
yang sudah lelah, untuk memantapkan kembali kuasa
oligarkis-plutokratiknya. Propaganda politik kaum oligarkis secara nyata
dikumandangkan: bahwa demokrasi tidak membuahkan kesejahteraan dan
keteraturan, tetapi ketidakteraturan.
Hari ini kami nyatakan, kami kaum muda,
menolak kembalinya logika oligarkis dalam era demokrasi dan reformasi.
Kami sadar, bahwa perjuangan merawat demokrasi adalah jalan terjal yang
harus kami ambil dan lewati. Kami belajar dari sejarah, bahwa kejayaan
suatu bangsa tidaklah jatuh dari langit, kejayaan suatu bangsa harus
direbut dengan keringat dan tangan kita sendiri. Mengutuk keadaan
hanyalah pekerjaan kaum peragu. Meratapi liberalisme ekonomi, feodalisme
politik, intoleransi dan kejahatan kemanusiaan hanyalah akan
menghalangi tumbuh kembangnya paham nasionalisme kebangsaan dan
patriotisme cinta tanah air. Berhenti mengutuk keadaan, bersatu untuk
sesama.
Kami kaum muda yang berbeda, karena kami
berani menarik garis terang berpisah dengan masa lalu. Kita yang
berkumpul hari ini, adalah kita yang dibesarkan dalam alam nilai yang
sama, Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945. Namun kami juga sadar,
kita sedang hidup dalam realitas politik yang sedang mengotori akal budi
dan nurani anak bangsa.
Kami sadar akan datangnya pertanda
jaman, sebuah pertanda yang mengharuskan kaum muda bertindak, mengambil
alih kendali bangsa, mengabdi pada segenap kepentingan rakyat dan bangsa
Indonesia. Mengabdi pada Res Publika.
Untuk itu, maka hari ini, kami yang
berkumpul disini, mengambil jalan baru dengan membentuk sebuah
Organisasi Kemasyarakatan bernama PERSATUAN INDONESIA. Sebagai bentuk
pembelaan kaum muda terhadap demokrasi dari upaya pembajakan kaum
oligarkis. Sebagai wadah bersatunya potensi muda untuk memperjuangkan,
merawat dan melindungi hak-hak politik warga Negara, membangun kembali
semangat republikanisme, menghidupkan kembali jika gotong royong, serta
mempercepat terwujudnya Negara kesejahteraan.
PERINDO adalah tempat bersemainya jati
diri kaum muda Indonesia, yang memiliki militansi, simpati dan empati
pada sesama serta keteguhan pengetahuan yang kokoh. Etos, Patos dan
Logos untuk kepemimpinan politik baru Bangsa Indonesia.
Kebenaran tidak perlu dibela, kebenaran harus diperjuangkan. Jayalah PERINDO, Jayalah Rumah Kaum Merdeka.
Jakarta, 24 Februari 2014
Sumber : DPP Perindo







