Misbahol Munir - Okezone
Sabtu, 16 Maret 2013 17:26 wib
Hary Tanoesoedibjo bersama istri, Liliana Tanoesoedibjo (Foto: Aris/Okezone)
JAKARTA - Pendiri Ormas Persatuan Indonesia (Perindo), Hary Tanoesoedibjo (HT), kembali blusukan ke tengah masyarakat. Blusukan
HT kali ini dilakukan di daerah bekas banjir di Gang Eddy 10 RT 014/RW
06, Kelurahan Guntur, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan dan Jalan
Kampung Rawa 3 RT 05 RW 01, Johar Baru Jakarta Pusat.
Seperti biasa, blusukan HT ini dilakukan dalam rangka bakti sosial. Selain memberikan bantuan, blusukan HT ini untuk mengetahui secara langsung mengenai persoalaan mendasar yang dialami masyarakat Indonesia.
Menurut pengusaha muda ini, semua yang dikeluhkan oleh warga adalah masalah ekonomi, hukum dan sosial. “Hampir semua warga yang didatangi tidak jauh berbeda tentang apa yang dikeluhkan seperti masalah ekonomi, hukum dan sosial,” kata HT di lokasi, Sabtu (16/3/2013).
Dengan bakti sosial ini, HT berharap bisa membantu masyarakat yang kurang mampu. "Dalam rangka bakti sosial kepada masyarakat yang kurang mampu, antara lain bantuan sembako pengobatan dan pendidikan," jelasnya.
Dalam bakti sosialnya, Perindo menyediakan 7.000 paket sembako bagi masyarakat Jakarta yang kurang mampu. Terkait hal itu, HT menyatakan tidak mungkin dapat dibagikan sekaligus kepada warga. "Kita sudah tentukan lokasi mana saja yang kita akan beri bantuan," tandasnya.
Seperti biasa, blusukan HT ini dilakukan dalam rangka bakti sosial. Selain memberikan bantuan, blusukan HT ini untuk mengetahui secara langsung mengenai persoalaan mendasar yang dialami masyarakat Indonesia.
Menurut pengusaha muda ini, semua yang dikeluhkan oleh warga adalah masalah ekonomi, hukum dan sosial. “Hampir semua warga yang didatangi tidak jauh berbeda tentang apa yang dikeluhkan seperti masalah ekonomi, hukum dan sosial,” kata HT di lokasi, Sabtu (16/3/2013).
Dengan bakti sosial ini, HT berharap bisa membantu masyarakat yang kurang mampu. "Dalam rangka bakti sosial kepada masyarakat yang kurang mampu, antara lain bantuan sembako pengobatan dan pendidikan," jelasnya.
Dalam bakti sosialnya, Perindo menyediakan 7.000 paket sembako bagi masyarakat Jakarta yang kurang mampu. Terkait hal itu, HT menyatakan tidak mungkin dapat dibagikan sekaligus kepada warga. "Kita sudah tentukan lokasi mana saja yang kita akan beri bantuan," tandasnya.







